Tampilkan postingan dengan label pokemon go. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pokemon go. Tampilkan semua postingan
Pokedrone Teknologi Keren Berburu Pokemon

Pokedrone Teknologi Keren Berburu Pokemon

Makin boomingnya aplikasi games pokemon Go, membuat beberapa pegusaha melihat peluang dari permainan ini, untuk memanjakan para ‘trainier’ sebutan bagi player pokemen go. Salah satunya adalah perusahaan yang bernama TRNDlabs yang merislis nanodrone yaitu drone berukuran mini khusus bagi para trainer pokemon yang mereka sebut Pokedrone.


Caranya adalah dengan menggabungkan smartphone kamu dengan nanodrone ini. Ketika pokedrone dan smartphone anda terhubung kemudian menjalankan aplikasi games pokemon Go, maka aplikasi pokemon go akan mengakses kamera dan GPS dari pokedrone ini. Secara pemakaiannya tidak jauh berbeda saat menggunakan kontroler yang ada di permainan playstation atau  X box, gadget ini dilengkapi dengan kontroler yang dengan mudah untuk digunakan dengan fitur auto tak-off dan land. Hal ini menghindarkan pokedrone ini untuk jatuh sekalipun diterbangkan oleh pemula. walaupun terbilang mungil drone pokemon ini mampu terbang dengan posisi tenang (hovering) tanpa kendala, yang pastinya akan  memudahkan kamu saat berburu dan menangkap pokemon.


Kalau biasanya ketika kita berburu pokemon harus berkeliling untuk mencari pokemon, dengan menggunakan gadget ini, kamu hanya perlu duduk manis, sambil ngadem tanpa perlu berpanasan, dan biarkan pesawat mungil ini yang akan mencarinya untuk kamu. Kamu hanya perlu mengontornya dari jarak jauh selama masih terkoneksi dengan wi-fi, karena drone ini terkoneksi dengan teknologi wi-fi. Cukup mudah dan menyenangkan bukan??. Namun, untuk menggunakannya smartpone android yang kamu punya harus sudah dalam kondisi di-rooting agar kompatibel dan maksimal untuk bisa menggunakan fitur untuk drone pokemon ini.


Namun, untuk penggunaannya memang tidak bisa sembarangan, karena kita tahu bahwa menerbangkan drone dengan ukuran apapun harus memiliki izin, tidak bisa sembarangan bisa jadi kamu bisa bermasalah dengan privasi seseorang. Terkait dengan Pokedrone sendiri ternyata menurut beberapa situs gadget pokedrone ini berpotensi masalah dengan hak cipta, karena terkait dengan penggunaan nama “Poke”. Sebagaimana kita tahu bahwa perusahaan yang memiliki hak cipta pokemen di miliki oleh perusahaan Nintendo, pastinya menjual produk untuk publik dengan nama “Poke” harus dengan seizin Nintendo selaku pemilik franchise Pokemon. 


Tapi, dari menurut beberapa sumber pihak dari perusahaan pencipta drone ini sepertinya tidak terlalu ambil pusing dengan pendapat tersebut. Untuk mempermulus hak cipta dan pemasarannya dikabarkan pihak dari TRNDlabs malah sedang pendekatan dengan pihak Nintendo untuk melakukan kerjasama terkait dengan Pokedrone dan Pokemon Go.


Terus gimana pendapat para trainer atau pemain dari pokemon dan netizen??, ternyata banyak para trainer dan juga netizen  berpendapat penggunaan drone untuk berburu pokemon adalah sebuah kecurangan (cheating). Karena Pokedrone memakai trik GPS palsu (spoting/Fake GPS) untuk memanipulasi permainan. Menurut mereka juga hal ini sudah tidak lagi sesuai dengan spirit permainan Pokemon Go. so.. bagaimana menurut kamu apakah terterik untuk memiliki drone pokemon ini atau termasuk yang kurang setuju?? [Net]

Negeri Kelahiran Pokemon Belum Ke Bagian Pokemon Go, Kenapa?

Negeri Kelahiran Pokemon Belum Ke Bagian Pokemon Go, Kenapa?

Pokemon Go, games yang menjadi viral karena kesuksesannya yang di dapat dengan waktu singkat. Bahkan dalam hanya sekitar dua pekan ini sudah di download 10 juta user  itu belum terhitung  yang di download dari pihak ke tiga, dan sampai sekarang  mengantongi keuntungan mencapai Rp 182 M. sebuah angka fantastis sebagai pencapaian sebagai games yang baru dirilis.


Namun di balik kesuksesan games pokemon go, ternyata banyak Negara dan user yang menunggu kapan mendapat jatah resmi dri ‘Niantic’ untuk bisa memainkan games fenomenal ini. Salah satu daftar antrian tersebut adalah negeri tempat lahir para pokemen yaitu Jepang.


Dari keterangan CEO Niantic, Jepang mengalami penundaan perilisan dikarena bermasalah dengan kapasitas server. Karena ternyata berkaitan server Jepang belum mempunyai server yang memiliki daya tampung trafik yang cukup besar. Padahal untuk bisa memberikan fasilitas maksimal pada pengguna games yang sangat banyak di perlukan kapasitas server yang besar juga.


untuk memenuhi kebutuhan akan server yang memadai pihak Niantic sedang menggandeng beberapa mitra, sebagaimana keterangan John Hanke


"Saat ini, kapasitas server di Jepang tidak cukup kuat. kami sedang bekerja keras dengan mitra kami di Jepang untuk memenuhi permintaan ‘Pokemon Go’". jelas John Hanke.


Untuk jepang sendiri sebenarnya pihak Niactic menjanjikan akan merilis Pokemon Go pada akhir Juli. Namun banyak dari pengamat sendiri masih meragukan bahwa perilisan pokemon Go akan bisa terlaksana di bulan Juli.


Dari keterangan Niantic juga, rencananya memang akan menjadikan Pokemon Go games yang mendunia. Niantic berencana akan menebar pokmon Go sampai ke 200 negara di seluruh dunia. Di awali dari kesuksesan di negera-negara dengan kapaistas ser ver yang mumpuni seperti Amerika Serikat, Inggris dan Australia.[M.a]